Softlens adalah salah satu solusi bagi mereka
penderita penglihatan yang kurang sebagai pengganti kacamata. Penggunaan
softlens memang lebih praktis ketimbang memakai kacamata yang sering kali mata
terasa pegal jika menggunakanya, selain praktis penggunaan softlens sudah
menjadi trend di masyarakat. Eksperimen pembuatan softlens baru dilakukan pada
akhir – akhir tahun 1950 dengan menggunakan hydroxyethyl methacrylate (HEMA),
yaitu sejenis bahan polymer yang dapat mengandung air, yang dibuat oleh Dr.
Drahoslav Lim. Bahan ini terus dikembangkan dan masih digunakan sebagai bahan
softlens hingga masa sekarang ini. Disamping kepraktisanya ada bahaya yang
terjadi bila kita menggunakan softlens. Tidak banyak orang juga yang sudah
mengetahui bahaya softlens tapi mereka tetap menggunakanya.
Berikut beberapa alasan orang
menggunakan softlens gan :
1. Penggunaanya
lebih praktis
2. Minus
mata yang tinggi membuat kacamata menjadi lebih tebal sehingga berat, membekas
dihidung atau terlihat aneh
3. Ingin
terlihat modis
4. Ingin
tampil beda
5. Ingin
memperindah bola mata
Nah setelah kita membaca alasan orang memakai
softlens, kita dapat menyimpulkan tidak sedikit orang yang menggunakan softlens
karna faktor minus mata tapi karena hanya ingin tampil beda ataupun ingi
memperindah bola mata gan.
Dari sebuah penelitian menunjukan bahwa peningkatan
infeksi mata disebabkan oleh Acanthamoeba Castellani. Penyakit infeksi ini
dinamakan Acanthamoeba Keratitis. Acanthamoeba Catellani ini merupakan bakteri
yang bisa berkembang di air yang terkontaminasi.Nah, kontaminasi ini biasa
terjadi pada tempat penyimpanan softlens Anda gan. Biasanya terjadi jika
kurangnya menjaga higienitas saat menyimpan atau tidak mensterilkan lensa
kontak dengan benar gan.
Berikut dampak negatif penggunaan
softlens gan :
1. Infeksi
serius pada mata (Acanthamoeba Keratitis ).
2. Katarak
/ kekeruhan pada mata.
3. Mata
menjadi kering
4. Mata
menjadi kurang peka karena permukaan kornea yang sangat sensitif sering
tersentuh.
5. Alergi
mata
6. Dan
yang paling menakutkan adalah Kebutaan.
Ini kisah nyata gan dampak negati dari
penggunaan softlens :
Seorang pria berusia 21 tahun telah mengenakan
sepasang lensa kontak selama pesta barbecue.
Sementara memanggang ia menatap arang api terus menerus selama 2-3 menit.
Setelah beberapa menit, dia mulai berteriak minta tolong dan bergerak cepat, melompat-lompat.
Tak seorang pun di pesta tahu mengapa ia melakukan ini?
Kemudian ia diantar ke Rumah Sakit, dokter mengatakan dia akan menjadi buta permanen karena lensa kontak yang ia dikenakan. Lensa kontak yang terbuat oleh plastik dan terkena panas dari arang meleleh dimataya.
Sementara memanggang ia menatap arang api terus menerus selama 2-3 menit.
Setelah beberapa menit, dia mulai berteriak minta tolong dan bergerak cepat, melompat-lompat.
Tak seorang pun di pesta tahu mengapa ia melakukan ini?
Kemudian ia diantar ke Rumah Sakit, dokter mengatakan dia akan menjadi buta permanen karena lensa kontak yang ia dikenakan. Lensa kontak yang terbuat oleh plastik dan terkena panas dari arang meleleh dimataya.
Nah setelah kita sudah mengetahui dampak negatif
dari penggunaan softlens, gimana buat agan-agan yang sudah terlanjur
menggunakanya apakah mau melanjutkan atau berhenti menggunakanya ?? dan bagi
agan-agan yang belum memakai softlens, apakah berniat untuk menggunakan
softlens ??
Bagi agan-agan yang sudah menggunakan softlens, ada
beberapa hal yang perlu lakukan untuk menghidari dampak negatif yang dapat
terjadi.
Berikut hal-hal yang harus dihindari dalam
penggunaan softlens gan:
1. Hindari
Asap rokok
2. Hindari
ruang ber-AC
3. Hindari
ruang yang berhawa panas
4. Jangan
menggunakan softlens saat tidur
5. Jangan
menggunakan softlens saat berenang
6. Jangan
menggunakan softlens ditempat yang berdebu
7. Jangan
mengndarai softlens saat mengendarai motor
8. Jangan
manggunakan softlens lebih dari 8 jam
9. Selalau
menjaga kebersihan wadah softlens
10. Softlens
harus diganti setelah pemakaian selama 180 hari
1.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar